artiini.com

Pengertian Variabel Bebas, Terikat dan Kontrol Dalam Penelitian

Pengertian variabel bebas dan beberapa variabel lainnya yang sering digunakan dalam penelitian akan menjadi bahasan utama pada artikel ini. Variabel atau sering pula disebut sebagai faktor penelitian mempunyai peranan penting dalam sebuah penelitian untuk pendidikan. Variabel merupakan segala hal yang akan dijadikan obyek pengamatan di dalam sebuah penelitian. Variabel inilah yang akan menentukan bagaimana proses penelitian tersebut akan dijalankan.
contoh variabel bebas dan variabel terikat,dan terikat dalam judul penelitian,variabel kontrol dalam penelitian,moderator,dalam matematika,pengertian variabel menurut para ahli,intervening,
baca juga : Pengertian O P E C

Ada beberapa variabel yang sering dimunculkan dalam sebuah desain penelitian. Namun kali ini, kami akan membahas mengenai tiga variabel terlebih dahulu, yaitu variabel bebas, variabel terikat dan variabel kontrol. Tiga variabel ini merupakan variabel utama dalam desain penelitian. Berikut penjelasan mengenai tiga variabel tersebut beserta pengertian dan contoh penggunaannya dalam sebuah penelitian di bidang pendidikan. 

1. Variabel Bebas
Variabel bebas sering pula disebut sebagai variabel penyebab atau independent variables. Pengertian variabel bebas yaitu variabel yang mempengaruhi atau yang menyebabkan terjadinya perubahan. Dengan bahasa lain yang lebih mudah, variabel bebas yaitu faktor-faktor yang nantinya akan diukur, dipilih, dan dimanipulasi oleh peneliti untuk melihat hubungan di antara fenomena atau peristiwa yang diteliti atau diamati. 

2. Variabel Terikat
Variabel terikat sering pula disebut sebagai variabel tergantung atau dependent variables. Variabel terikat merupakan faktor-faktor yang diamati dan diukur oleh peneliti dalam sebuah penelitian, untuk menentukan ada tidaknya pengaruh dari variabel bebas. Dalam sebuah desain penelitian, seorang peneliti harus mengetahui secara pasti, apakah ada faktor yang muncul, ataukah tidak muncul, atau berubah seperti yang diperkirakan oleh peneliti. 

3. Variabel Kontrol
Variabel kontrol disebut pula sebagai variabel kendali. Variabel ini merupakan variabel yang diupayakan untuk dinetralisasi oleh sang peneliti dalam penelitiannya tersebut. Variabel inilah yang menyebabkan hubungan di antara variabel bebas dan juga variabel terikat bisa tetap konstan. Variabel inilah yang mengeliminasi atau menggugurkan dampak yang bisa diakibatkan oleh adanya variabel-variabel moderasi.

Berikut contoh dari penerapan ketiga variabel tersebut dalam sebuah penelitian. Apabila seorang peneliti ingin meneliti hubungan diantara dua variabel, misalnya variabel waktu yang diperlukan untuk belajar dan prestasi belajarnya, maka masalah yang diajukan untuk diteliti adalah: “Bagaimanakah hasil prestasi belajar yang akan dicapai jika waktu yang digunakan untuk belajar dibuat lebih sedikit atau lebih banyak?”

Waktu belajar yang digunakan merupakan variabel bebas, sedangkan prestasi belajarnya adalah variabel terikat. Variabel bebas (waktu belajar) diubah atau dimanipulasi untuk menyebabkan timbulnya perubahan pada variabel terikat (prestasi belajar). Di samping waktu, peneliti juga mempertimbangkan umur dari obyek penelitian, maka faktor umur dianggap menjadi variabel kontrol. Demikianlah ulasan mengenai pengertian variabel bebas, variabel terikat dan variabel kontrol dalam sebuah penelitian pendidikan. Semoga pembahasan ini bermanfaat untuk Anda.

Pengertian P I C untuk Para Pekerja Kantor

Pengertian P I C merupakan salah satu istilah dalam administrasi perkantoran. Anda yang bekerja di sebuah kantor tertentu pasti sering mendengar beberapa istilah yang sering diucapkan dalam aktivitas sehari-hari. Semua istilah tersebut berkaitan dengan tugas, fungsi, dan pokok (tupoksi) masing-masing personil atau individu di dalam sebuah kantor. Istilah tersebut juga tidak menutup kemungkinan dipergunakan saat ada kegiatan tertentu di dalam kantor tersebut.
Kegiatan di dalam sebuah aktivitas perkantoran tentu bermacam-macam dan semuanya bisa dimulai dengan istilah tertentu. Misalnya, pertemuan rutin atau sifatnya mendadak dari divisi tertentu di dalam sebuah kantor untuk membahas suatu masalah. Kata tersebut dapat diistilahkan dengan meeting atau briefing. Mungkin karena kata pertemuan kurang keren di kantor, maka tercetuslah memakai istilah tersebut. Semua karyawan kantor juga sudah familiar dengan istilah itu karena ‘ketularan’ dengan pekerja yang sudah lebih dulu bekerja di sana.

Ada satu istilah lagi yang sepertinya perlu Anda ketahui, yaitu P I C. Memang kelihatannya tidak begitu akrab didengar karena mungkin tidak banyak orang menyebutkannya. Namun demikian, mereka yang memiliki posisi atau kedudukan tertentu di dalam sebuah kantor akan mengetahuinya. Pasalnya, istilah ini memang bertujuan untuk menunjukkan siapa personal atau orang yang bertanggung jawab dalam menangani suatu tugas tertentu di sebuah kantor. Lalu, apa sebenarnya pengertian P I C yang perlu diketahui? Berikut penjelasannya untuk Anda sekalian, terutama yang masih awam di bidang ini.

P I C singkatan dari Person in Charge. Dapat diartikan, yaitu seseorang yang bertanggung jawab dalam menangani tugas tertentu di dalam kantor. P I C diberikan oleh atasan, seperti manajer atau kepala divisi untuk bawahannya yang dianggap berkompeten dalam menangani tugas tersebut. Tugas yang dimaksud sifatnya bisa jangka panjang atau jangka pendek. Dalam waktu tertentu, orang yang diberikan tanggung jawab di P I C harus melaporkan kepada atasannya terkait perkembangan tugas yang diembannya.

Sebagai contoh, seorang Kepala Divisi Marketing atau Pemasaran memberikan P I C kepada dua koordinator tim marketing untuk melakukan sebuah tugas khusus. Tugas tersebut berkaitan dengan pemasaran produk terbaru yang akan segera dirilis secara resmi. Jadi, kedua koordinator tersebut diberikan tugas untuk mengkondisikan agar masyarakat luas semakin penasaran dengan produk terbaru itu. Berbagai cara dapat dilakukan baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Dalam prosesnya, koordinator marketing juga memiliki beberapa anak buah yang diberikan tugas seperti yang diperintahkan oleh kepala divisi. Mereka merupakan karyawan kecil, sehingga mau tidak mau harus melakukan tugas di lapangan langsung sesuai yang diperintahkan. Setiap seminggu sekali, semua anggota tim marketing berkumpul untuk mengevaluasi dan melakukan perencanaan selanjutnya. Hasil dari evaluasi mingguan tersebut juga akan dilaporkan kepada kepala divisi oleh koordinator marketing.

Demikianlah pengertian P I C yang disertai contoh agar Anda lebih memahaminya. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda sekalian.

Pengertian Xilem dan Floem Berikut Fungsinya

Pengertian xilem dan floem adalah sebagai jaringan pengangkut. Jaringan pengangkut sendiri merupakan jaringan yang berfungsi sebagai transportasi hasil dari asimilasi daun hingga ke seluruh bagian pada tumbuhan serta pengangkutan air dan garam mineral. Adapun jaringan pengangkut ini dibagi ke dalam 2 bagian, yakni floem dan xilem. Xilem adalah jaringan kompleks terdiri atas sel hidup ataupun sel mati. Adapun jaringan floem sendiri adalah jaringan kompleks terdiri atas berbagai macam unsur yang memiliki tipe berbeda yakni parenkim serabut, kloroid dan pembuluh lapisan. Adapun sel-sel paling penting pada floem yaitu tabung tapis.

Untuk pengertian xilem dan floem lebih jelasnya, kita akan membahas jaringan pengangkut xilem dan floem tersebut satu per satu dibawah ini!

  • Jaringan Xilem (Pembuluh Kayu)
Xilem berfungsi sebagai tempat untuk mengangkut air beserta zat mineral mulai dari akar hingga menuju bagian daun. Adapun susunan xilem tersebut adalah sebuah jaringan pengangkut kompleks, terdiri dari berbagai macam bentuk sel. Di samping itu, sel-selnya tersebut ada yang sudah mati maupun yang masih tetap hidup, namun umumnya sel yang menyusun xilem sendiri sudah mati beserta membran sel lebih tebal serta memiliki kandungan lignin. Dengan begitu fungsi dari xilem ini yaitu sebagai jaringan untuk penguat. 

Unsur-unsur utama dari xilem adalah Trakeid, Trakea, dan Parenkim Xilem. Trakeid sendiri terdiri dari susunan sel-sel sempit, dimana penebalan-penebalan dalam dindingnya berlangsung menjadi lebih tebal bila dibandingkan yang sudah terjadi dalam trakea. Adapun sel-sel pada trakea itu sendiri kebanyakan terjadinya penebalan sekunder, dimana lumen selnya tak memiliki kandungan protoplas lagi. Sementara trakea sendiri merupakan komponen pembuluh yang terdiri dari sel-sel berbentuk silinder dimana sesudah dewasa pun akan mati dengan ujungnya semakin bersatu untuk membentuk tabung penghantar untuk air yang bersel banyak dinamakan juga sebagai pembuluh. Sementara Parenkim Xilem sendiri umumnya tersusun atas sel-sel hidup. Biasa dijumpai dalam xilem sekunder dan primer. Adapun xilem sekunder sendiri ditemukan 2 macam parenkim, yakni parenkim jari-jari empulur dan parenkim kayu. 

  • Jaringan Floem
Jaringan floem sendiri berfungsi menyebarkan dan mengangkut zat makanan sebagai hasil fotosintesis pada bagian-bagian yang lainnya yang terletak dibawahnya. Adapun jaringan floem memiliki susunan jaringan dengan sifatnya yang sangat kompleks, dan terdiri dari beraneka ragam bentuk sel. Dimana diantaranya ada sel-sel yang sudah mati maupun sel-sel hidup yang masih aktif. Sel penyusun dari floem sendiri yaitu sel penyerta, sel tapis, kulit kayu, sel parenkim kulit kayu dan sel serabut. Dalam proses mencangkok sendiri, biasanya bagian jaringan floem harus dikelupas dengan habis. Adapun hal tersebut dikarenakan agar zat-zat makanan dapat tertimbun di bagian tersebut dengan begitu bisa terbentuk banyak akar di media cangkoknya. 

Jaringan floem sendiri terdiri dari unsur-unsur tapis, sel albumin, sel pengantar, parenkim floem, dan serat-serat floem. Masing-masing unsur tersebut memiki fungsi yang berbeda-beda yang terdapat pada jaringan floem. Di samping itu, berdasarkan dari letak jaringan xilem dan jaringan floem, berkas pengangkut bervariasi terdiri atas kolateral, konsentris, dan radial. Demikianlah ulasan mengenai pengertian xilem dan floem serta fungsinya masing-masing!

Pengertian Zalim Menurut Agama Islam

Pengertian zalim menurut ajaran agama Islam yaitu menempatkan sebuah perkara yang bukan dalam tempatnya. Adapun orang yang telah berbuat zalim dinamakan zalimin, sedangkan lawan kata atau anonim dari kata Zalim sendiri yaitu adil. Berdasarkan etimologi sendiri kata zalim ini diadopsi menurut bahasa Arab, yakni “dho la ma” artinya gelap. Menurut Al-Quran memakai kata zhulm di samping itu pun dipakai kata baghy, yakni berarti sama seperti zalim yaitu perbuatan melanggar hak dari orang lain. Akan tetapi pengertian secara luasnya dibandingkan baghyu, berdasarkan kalimat yang telah disandarkannya. 

Kezaliman mempunyai beragam bentuk, salah satunya yaitu syirik. Sementara kalimat zalim dapat digunakan sebagai bentuk dari sifat yang tak berperikemanusiaan, bengis, kemungkaran, gemar melihat kesengsaraan dan penderitaan orang lain, ketidakadilan, dan lain sebagainya berdasarkan pengertian zalim itu sendiri. Dimana pada umumnya sifat tersebut termasuk sifat yang hina dan keji, serta bertentangan sesuai fitrah dan akhlak manusia. Dimana seharusnya memakai akan melakukan kebaikan. 

Makna Kata Zalim Berdasarkan Al-Quran
Berdasarkan Al-Quran sendiri, pengertian zalim sendiri terdiri dari beberapa jenis, yaitu diantaranya menurut beberapa surat dibawah ini:
  • Menurut surat Huud ayat 101 dan surat Al-Baqarah, yaitu manusia yang menyembah bukan kepada Allah.
  • Menurut surat Al-Kahf ayat 35, makna zalim sendiri merupakan sifat keangkuhan maupun perbuatan dari kekafirannya.
  • Menurut surat Al-Maaidah ayat 47, makna kata zalim sendiri merugikan orang dan menuruti amarah atau hawa nafsu.
  • Menurut surat Al-Ankabuut ayat 46, orang zalim menurut surat ini yaitu orang yang masih tetap membantah meskipun sudah diberikan penjelasan dan keterangan kepadanya melalui cara paling baik, serta tetap mengutamakan permusuhan.
  • Menurut surat Al-Anbiyaa ayat 13, orang zalim itu ketika merasakan azab dari Allah akan melarikan diri, kemudian orang yang beriman pun mengatakan pada orang zalim secara mencemooh supaya mereka pun di tempat yang semula serta menikmati semua kelezatan hidup seperti biasanya dengan menjawab semua pertanyaan yang dihadapkan untuk mereka.
Hadist Mengenai Perbuatan Zalim
Menurut hadist shahih diriwayatkan Ibnu Sirin, dimana Nabi Muhammad SAW mengatakan dimana,” diantara jenis atau bentuk kezaliman dari seseorang kepada saudaraya yaitu jika ia telah menyebutkan suatu keburukan yang diketahui oleh saudaranya serta menyembunyikan semua kebaikannya.” Berdasarkan kisah dari Abu Dzar Al-Ghifari dimana ketika Rasulullah memperoleh wahyu Allah, dan Allah pun berfirman, “Wahai hamba-Ku, aku sesungguhnya telah mengharamkan suatu kezaliman terhadap diri-Ku, Aku pun telah menetapkan kezaliman itu haram bagi kalian, untuk itu janganlah kalian berlaku zalim.”

Berdasarkan hadist yang lainnya, dimana Rasulullah SAW pun menyatakan dimana setiap orang harus takut akan kezhamilan sebab yang namanya kezhaliman merupakan kegelapan yang akan terjadi di hari kiamat. Berdasarkan penjelasan diatas, kita bisa memahami apa pengertian zalim menurut ajaran agama Islam, baik menurut Al-Quran maupun hadist.

Pengertian Zaman Neolitikum dan Ciri-Cirinya

Pengertian zaman neolitikum adalah sebuah tingkat kebudayaan di zaman prasejarah dengan ciri-ciri unsur kebudayaan, diantaranya sistem pertanian menetap, peralatan batu dengan cara di asah, pembuatan tembikar dan peternakan. Zaman neolitikum atau zaman batu baru adalah pembagian zaman praaksara yang menghasilkan peninggalan-peninggalan bersejarah, entah itu di nusantara ataupun di dunia. Zaman batu atau zaman neolithikum di Indonesia sendiri dimulai sejak tahun 1.500 SM. Ciri-ciri dari zaman neolitikum ini yaitu hidupnya sudah menetap, hidup berdasarkan hasil dari bercocok tanam, dan makanan diolah dan diproduksi sendiri. 

Peralatan di zaman batu baru sendiri sudah di asah dengan halus. DI zaman ini mulai terjadi sebuah revolusi kehidupan, yakni perubahan kehidupan yang nomaden berikut food gathering hingga menetap beserta food producing. Berdasarkan hasil penelitian sendiri, manusia di zaman ini sudah berkomunikasi memakai bahasa Melayu Polinesia. Berdasarkan pengertian zaman neolitikum sendiri, perkembangan di zaman ini telah begitu maju bila dibandingkan masa sebelumnya. Di masa ini sudah terjadi migrasi bergelombang untuk Proto Melayu di Wilayah Yunan Cina Selatan menuju Wilayah Asia Tenggara, terutama menuju Indonesia. 

Bangsa Proto Melayu pun membawa kebudayaan dari kapak lonjong dan kapak persegi dan menyebarkannya hingga ke berbagai daerah tujuan. Adapun kedua budaya tersebut akhirnya dijadikan sebagai ciri khas dari kebudayaan zaman neolitikum. Di zaman neolithikum tersebut sudah muncul keterampilan dengan mengasah berbagai benda sampai halus. Maka dari itu, benda yang diperoleh berupa kapak lonjong dan kapak persegi telah dibuat berdasarkan teknik asahan begitu halus. Di zaman neolithikum sendiri, kepandaian dari pembuatan benda gerabah kian maju serta dibuat melalui teknik yang begitu halus. Adapun peninggalan budaya dari zaman neolithikum ini hampir merata hingga di semua kepulauan Nusantara. 

Adapun contoh dari kebudayaan zaman neolithikum ini diantaranya:
  • Kapak Bahu
Kapak Bahu serupa dengan kapak persegi, dimana hanya terdapat pada bagian yang telah diikatkan di tangkainya dengan diberi leher. Adapun kapak bahu ini hanya dijumpai di Minahasa.

  • Kapak Persegi
Kapak persegi biasanya lebih banyak dijumpai di Nusa Tenggara, Kalimantan, Sumatra dan Jawa. Adapun bahan dasarnya yaitu dari batu api yang dibuat secara halus dengan diasah. Adapun kebudayaan dari kapak persegi ini masuk ke nusantara diperkirakan melalui area jalan barat, yakni mulai dari Yunan menuju Semenanjung Malaka, kemudian masuk menuju Jawa lewat Kalimantan, Sumatera, Maluku, Nusa Tenggara dan Sulawesi. Fungsi kapak persegi ini yaitu untuk dijadikan alat memahat, cangkul atau pacul. 

  • Kapak Lonjong
Kapak lonjong merupakan kapak dengan penampang yang berbentuk lonjong, di bagian ujungnya dibuat agak lancip dengan begitu bisa dipasangi oleh tangkai. Adapun kapak lonjong sendiri memiliki 2 ukuran, diantaranya ukuran besar dan ukuran kecil.

Di samping peninggalan-peninggalan diatas, zaman neolithikum juga menghasilkan peninggalan lainnya, seperti gerabah yang dibuat dari tanah liat. Gerabah ini bisa dijumpai di Melolo, Kaliumpang dan pantai selatan di Pulau Jawa. Selain gerabah, terdapat perhiasan seperti gelang-gelang dengan jumlah besar yang dibuat dengan cara di bor. Itulah pengertian zaman neolitikum, ciri-ciri dan kebudayaan yang dihasilkannya.

Pengertian Otoriter, Ciri-Ciri dan Kelebihan Sistem Otoriter

Pengertian Otoriter yaitu sebuah bentuk dari kekuasaan yang terpusat. Bentuk kekuasaan ini sangat bertolak belakang dengan sistem demokrasi. Dimana pada sistem demokrasi lebih menekankan pada kekuasaan yang tidak terpusat. Sementara sikap otoriter sering dipahami sebagai sistem politik otoriter. Yang dapat diartikan sebagai bentuk pemerintahan yang lebih menekankan pada kekuasaan negara atau individu tertentu. Kekuasaan yang terpusat tersebut tidak melihat akan kebebasan individu lainnya. Oleh karena itu, sistem otoriter dianggap bertolak belakang dengan demokrasi. Pasalnya, sistem demokrasi akan melalui pemilihan umum untuk memperoleh kekuasaan.
pengertian negara otoriter,ciri ciri negara otoriter,pengertian sistem politik otoriter,sistem politik anarki,sistem politik totaliter,sistem politik diktator,negara yang menganut sistem otoriter,
baca juga : Pengertian Jagat Raya

Secara etimologi, pengertian otoriter sendiri yaitu pengaruh kuasa, otoritas atau wibawa. Dimana kata otoriter sendiri berasal dari bahasa Inggris Authoritarian dan dari kata Auctoritas dari bahasa Latin. Dengan adanya otoritas individu, maka dapat memberikan pengaruh yang cukup kuat. Pengaruh tersebut dapat berupa gagasan, perilaku dan pemikiran dari seseorang baik perorangan ataupun secara kelompok. Sistem otoriter merupakan rejim politik, ditandai oleh pemusatan kekuatan politik pada kelompok elit. Yang mana kelompok tersebut biasanya tidak akan bertanggung jawab kepada masyarakat secara institusional.

Sementara dalam cara hidupnya, pengertian otoriter akan berpegang pada kekuasaan atau otoritasnya. Penganut sistem otoritas akan menggunakan otoritas atau kekuasaannya sebagai dasar dalam berpikir. Biasanya, orang-orang yang memiliki sikap kepemimpinan otoriter sangat perhatian pada efektivitas dalam bekerja. Tidak hanya itu, orang tersebut juga akan terus berpijak pada kewenangan mutlak sebagai pemimpin utama. Dimana orang tersebut akan membuat ide, rencana dan tujuan sendiri. Pemimpin dengan sikap otoriter tersebut akan membuat kebijakan sesuai dengan keputusan dari dirinya sendiri.

Ciri, Kelebihan dan Keuntungan Sistem Otoriter

Sistem otoriter memiliki ciri pemusatan kekuasaan yang ada pada satu orang saja dan pemerintahannya tidak berdasarkan pada konstitusional. Ciri lain yaitu negara diputuskan berdasarkan kekuasaan dan pembentukan pemerintahan yang tidak berdasarkan pada musyawarah. Pemutusan negara tersebut hanya melalui dekrit dan sistem ini biasanya tidak bertumpu pada pemilu dari warga-warganya. Ada juga yang menggunakan pemilu namun hanya untuk memperkuat pemimpin yang sama. Pada sistem otoriter, hak minoritas akan sering tertindas dan pers sangatlah dibatasi oleh negara. Biasanya akan diterapkan prinsip sama rata dan sama rasa pada sistem otoriter.

Kelebihan dan keuntungan menggunakan sistem otoriter pada sistem politik yaitu presiden memiliki kekuasaan penuh dalam pemerintahannya. Konflik yang terjadi pada masyarakatnya akan lebih berkurang karena ada pengawasan terhadap hal-hal yang menggoyahkan masyarakat. Tidak seperti sistem demokrasi yang biasanya memberikan kebebasan masyarakat untuk berpendapat. Dengan menggunakan sistem otoriter, pemerintah jauh lebih mudah dalam menyeragamkan hal-hal yang ada pada negara tersebut. Kekurangan sistem ini yaitu tidak adanya kebebasan pers dalam negara tersebut. Demikian ulasan mengenai pengertian otoriter, ciri-ciri dan keuntungan sistem otoriter.

Pengertian Quick Access Toolbar dan Fungsinya Pada MS Word 2007

Pengertian Quick Access Toolbar pada MS Word yaitu toolbar yang isinya adalah sejumlah perangkat atau tombol-tombol perintah untuk akses cepat pada saat kita bekerja menggunakan Microsoft Word. Sebagai contoh, misalnya tombol save yang berfungsi untuk menyimpan data pada dokumen yang sedang kita kerjakan, tombol undo yang fungsinya untuk membatalkan perubahan terakhir yang terjadi pada dokumen. Tombol-tombol pada quick access toolbar akan membantu kita bekerja lebih cepat.
Quick access toolbar pada umumnya terletak di sebelah kiri atas pada jendela program Microsoft office word. Apabila kita membuka sebuah halaman pada MS Word, maka di sebelah kiri atas jendela MS Word (paling atas pada layar) akan Anda temukan tombol-tombol tersebut. Secara default, tombol-tombol perintah yang ada memang hanya sedikit. Biasanya hanya tombol save, undo dan redo. Namun sebenarnya ada banyak sekali tombol perintah di sana. 

Jika Anda ingin menampilkan beberapa tombol perintah penting lainnya, Anda bisa menambahkannya. Anda tinggal meng-klik customize quick access toolbar di jendela MS Word Anda, kemudian mengaktifkan tombol perintah yang Anda perlukan. Atau Anda bisa juga memanfaatkan tombol perintah more command dan memilih tombol perintah quick access toolbar lainnya yang Anda butuhkan. 

Secara umum, tombol perintah quick access toolbar pada MS Word 2007 hampir sama dengan tombol perintah quick access toolbar pada MS Word seri lainnya. Hanya ada beberapa fitur yang berbeda. Namun untuk pengertian quick access toolbar dan cara penambahan tombol perintah yang ditampilkan tetap sama. Berikut kami akan membahas fungsi dari beberapa tombol perintah quick access toolbar yang ada pada MS Word 2007. 

Berikut fungsi beberapa tombol perintah pada quick access toolbar pada MS Word 2007:
  1. Tombol perintah Save, fungsinya adalah menyimpan file dari dokumen word yang sedang kita buka.
  2. Tombol perintah Undo, fungsinya adalah membatalkan perubahan pada file dokumen yang sedang dikerjakan.
  3. Tombol perintah Redo, fungsinya berkebalikan dengan fungsi dari tombol undo, yaitu membatalkan perintah yang dilakukan tombol undo sebelumnya.
  4. Tombol perintah New, fungsinya untuk membuka file dokumen MS Word yang baru.
  5. Tombol perintah Open, fungsinya untuk membuka file yang pernah dibuat, yang tersimpan di media penyimpanan.
  6. Tombol perintah Quick Print, fungsinya untuk akses perintah cepat mencetak dokumen.
  7. Tombol perintah Print Preview, fungsinya untuk memperlihatkan preview tampilan dokumen sebelum file tersebut dicetak.
  8. Tombol perintah Spalling & Grammar, fungsinya untuk cek ejaan dan tata bahasa dari teks yang dibuat pada dokumen.
  9. Tombol perintah Draw Table, fungsinya untuk menyisipkan tabel pada dokumen MS Word yang dibuat.
Demikianlah uraian tentang pengertian quick access toolbar beserta fungsi dari tombol-tombol perintah cepat yang terdapat di sana. Semua tombol perintah cepat tersebut berfungsi untuk mempercepat dan memaksimalkan kinerja kita pada saat menggunakan Microsoft Office Word, terutama MS Word 2007. Semoga keterangan singkat di atas bisa membantu Anda memahami fungsi dari quick access toolbar, sehingga kita bisa memaksimalkan fitur-fitur yang disediakan oleh MS Word 2007.