Jumat, 28 Februari 2020

Algoritma Pengulangan Looping: (Pengertian, Pola Perkara Dan Konsep Dasar)

Hay sobat, di artikel kali ini aku akan coba jelaskan mengenai apa itu algoritma pengulangan (LOOPING), jenis-jenis pengulangan dan pola masalah serta pemecahan problem algoritma pengulangan menyerupai memakai pencacah naik maupun pencacah turun.

Memang salah satu yang dipelajari di algoritma dan pemrograman dasar yakni pengulangan atau istilah lainnya looping, bukan hanya di algoritma saja, ternyat konsep looping ini dipakai juga di banyak sekali bahasa pemrograman dan konspe dasarnya yakni algoritma pengulangan.

Anda mungkin sudah tau struktur pengulangan namun belum tau apa maksud algoritma pengulangan ini, kapan harus memakai pengulangan dan untuk apa fungsinya, untuk pemula yang gres terjun ke dunia bahasa pemrograman hal semacam ini dapat dimaklumi, tapi disini aku akan jelaskan mengenai algoritma pengulangan ini secara detail sehingga bukan hanya tau pengertiannya saja, anda juga akan tau fungsinya, kapan harus memakai pengulangan dan apa maksud dari pengulangan itu sendiri.

 di artikel kali ini aku akan coba jelaskan mengenai apa itu algoritma pengulangan  Algoritma Pengulangan Looping: (Pengertian, Pola Perkara Dan Konsep Dasar)


Untuk memahami lebih lanjut mengenai pengulangan anda harus tau dan paham mengenai konsep dasar algoritma, dan juga sudah mengenal tipe data dan variable, selain itu anda aku anggap sudah paham struktur dasar dari algoritma sehingga akan lebih gampang untuk memahami pola masalah yang akan disajikan di artikel ini.

Apa itu Pengulangan?

Pengulangan atau disebut sebagai looping yakni kode khusus dalam bahasa pemrograman dan algoritma yang dipakai untuk mengulang beberapa perintah sesuai dengan jumlah yang telah ditentukan. tujuannya yakni untuk mempermudah pengerjaan aktivitas dan untuk mempersingkat kode program. dengan pengulangan kode aktivitas yang seharunya ditulis dengan jumlah baris yang banyak dapat dipersingkat.

Instruksi Pengulangan dalam Algoritma

Ada 3 jenis bentuk instuksi format pengulangan di dalam algoritma yitu sebagai berikut:

1. Pengulangan memakai FOR

Pengulangan for disebut juga sebagai pengulangan di awal format instruksinya yakni sebagai berikut:
For nilai_awal to nilai_akhir do
Statement
Endfor

Contoh:
Buatlah algoritma untuk mencetak goresan pena "Algoritma Menyenangkan" sebanyak 100 baris maka instruknya adalah:
Jawab:
aktivitas looping_for
DEKLARASI
i:integer
ALGORITMA:
for i    1 to 100 do
writeln('Algoritma Menyenangkan')
endfor

2. Penggulangan memakai Instruksi While DO

Format:
while kondisi do
pernyataan
endwhile

Contoh Kasus:
Buatlah algoritma untuk mencetak tuliasan angka 1 hingga 100
Jawaban:
promgram looping
DEKLARASI
var i:integer
ALGORITMA:
0
while i <100 do
writeln ('angka ke', i)
i+1 {pencacah naik}
endwhile


3. Pengulangan dengan Menggungakan Repeat Until

Format:
repeat
statement
pencacah naik atau pencacah turun until kondisi

contoh kasus:
Buatlah algoritma untuk mencetak goresan pena Hello World sebanyak 1000 baris.
Jawab:
aktivitas cetak
DEKLARASI
i:integer
ALGORITMA:
 1 {isi nilai awal variable i dengan angka 1)
repeat write ('Hello World') i i+1
until i<=1000


Kapan Harus memakai Instruksi pengolangan di dalam algoritma?

Sebenarnya  untuk memecahkan problem masalah pemrograman dapat dipecahkan dengan banyak cara tertangung kebijaksanaan si programmer, menyerupai halnya banyak jalan menuju kota jakarta, tapi tujuannya tetap saja, tapi yang terbaik yakni bagaimana menciptakan aktivitas dengan kode sedikit dan proses sangat cepat.

Programmer yang arif akan sangat gampang sekali mencari cara yang terbaik untuk menciptakan aktivitas dengan kode yang singkat namun prosesnya cepat. salah satu kode yang dapat dipakai yakni pengulangan, dikala sebuah masalah memungkinkan untuk memakai pengulangan maka harus memakai pengulangan.

Kapan kode pengulangan harus digunakan?
Instruksi pengulangan dipakai manakala aktivitas atau bab aktivitas terindikasi dapat memakai proses pengulangan.

Sebagai pola sederhana. misalkan untuk masalah aktivitas untuk menampilkan angka 1 hingga 1000, atau aktivitas untuk mencetak goresan pena tertentu dalam jumlah tertentu.

Sebenarnya dapat saja tidak memakai pengulangan, namun kurang efektif walaupun hasil outputnya dapat saja sama.

Pengulangan dengan Pencacah Naik

Pengulangan pencacah naik yaitu kondisi pengulangan yang dimulai dengan kondisi pencacah kecil ke besar naik hingga jumlah pengulangan yang diinginkan.

Contoh: buat algoritma untuk mencetak goresan pena "Teknologi Modern" sebanyak 1000 baris.

Jika memakai pencacah naik kode algoritmanya yakni sebagai berikut:
Jawab:
algoritma pencacah_naik
DEKLARASI
i:integer
ALGORITMA:
for i   1 to 1000 do
writeln ('Teknologi Modern');
endfor
Pengulangan yang dipakai di algorirma di atas disebut pengulangan pencacah naik alasannya dimulai dari angka 1 terus naik hingga angka 1.000. dapat juga memakai Repeat Until atau While DO.


Pengulangan dengan Pencacah Turun

Pengulangan pencacah turun yaitu kodisi pengulangan yang dimulai dengan kondisi nilai pencacah dari besar ke kecil. sesuai dengan jumlah yang diinginkan.

Contoh: buat algoritma untuk mencetak goresan pena "Teknologi HP Modern" sebanyak 1000 baris.

Jika memakai pencacah turun kode algoritmanya yakni sebagai berikut, misal memakai intruksi repeat until:
Jawab:
algoritma cacah_turun
DEKLARASI
i:integer
ALGORITMA:
 1000 {nilai pencacah awal 1000 dimasukan ke variable i}
repeat writeln ('teknologi HP Modern')  
i-1 {turunkan pencacah}
until i<1



 
close