Sabtu, 02 Mei 2020

Cara Pertolongan Pertama Untuk Korban Sengatan Listrik

Momod ads.id
Source images : wikihow
Tersengat listrik atau kesetrum bisa terjadi pada siapa saja baik anak-anak, ataupun orang dewasa. Bahaya sengatan listrik bisa terjadi kapan saja dan dimana saja terutama bagi orang dewasa saat melakukan pekerjaan yang berhubungan dengan listrik. Sengatan listrik sangatlah berbahaya bagi tubuh manusia, karena dapat menyebabkan luka bakar, cedera serius, pingsan, kejang, kerusakan pada jaringan/organ tubuh, henti nafas dan jantung atau bahkan kematian.

Tak jarang kecelakaan akibat sengatan listrik tersebut memakan korban jiwa, dan karena begitu besarnya bahaya yang diakibatkan oleh sengatan listrik, maka kita harus lebih berhati-hati dengan arus listrik ketika berada di mana saja, terutama saat melakukan pekerjaan listrik.

Selain itu, perlu juga bagi kita untuk mengetahui langkah yang harus diambil atau dilakukan ketika melihat orang yang terkena sengatan listrik atau kesetrum. Itu karena, jika kita salah dalam penanganan korban tersengat listrik, maka akan berdampak buruk bagi korban atau bahkan bisa membahayakan diri kita sendiri selaku penolong. Lalu, bagaimana cara memberikan pertolongan pertama saat korban tersengat listrik?

Tindakan pertolongan pertama ini harus dilakukan selaku orang yang pertama kali melihat dan berada dekat dengan korban tersengat listrik untuk memberikan pertolongan pertama sebelum mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tim medis atau dokter.

Pertolongan pertama harus dilakukan dengan cepat agar tidak terjadi resiko yang lebih serius pada korban, namun juga harus diperhatikan situasi serta kondisinya, jangan gegabah ataupun panik karena hal tersebut akan berdampak buruk bagi kita saat mengambil tindakan. Jadi pikiran harus tenang dengan berkonsentrasi pada situasi dan kondisi dan setelah mengambil tindakan, maka lakukan dengan cepat.

Pikiran yang tenang sangat diperlukan bagi orang yang memberikan pertolongan karena tak jarang seseorang yang ingin menolong korban dari sengatan listrik, malah ikut menjadi korban dan tersengat listrik juga. Perlu diketahui, bahwa memberikan pertolongan pada korban yang tersengat listrik tidak sama seperti menolong korban kecelakaan lainnya, ada beberapa hal yang harus kita ketahui dan pahami tentang bagaimana cara memberikan pertolongan pada korban. Karena tak sedikit kejadian dimana saat seseorang mendapat kecelakaan justru tidak sempat terselamatkan karena orang-orang yang melihat dan berada di dekat korban tidak mengetahui bagaimana cara memberikan pertolongan pertama pada korban tersebut.

Berikut ini beberapa tindakan yang harus kita ambil atau lakukan untuk menolong korban dari sengatan listrik.

1. Meminta tolong pada orang lain dengan berteriak

Jika memungkinkan kita dapat meminta tolong kepada orang lain dengan berteriak karena dengan mendapat lebih banyak bantuan maka pertolongan yang dilakukan akan lebih cepat dan lebih baik.

2. Memadamkan sumber listrik utama terlebih dahulu
Source images : katkum.com
Segera padamkan sumber listrik utama terlebih dahulu, karena jika tidak dipadamkan, listrik tersebut akan terus mengalir ke korban dan dapat berakibat fatal apabila korban terlalu lama tersengat listrik. Perlu diingat bahwa jangan pernah menyentuh korban secara langsung karena dapat membuat kita ikut tersengat listrik, jadi pastikan sumber listrik sudah benar-benar terputus dari tubuh korban sebelum menolong atau menyentuhnya.

3. Gunakan pengaman listrik berbahan isolator untuk menyelamatkan korban
Source images : www.safetyfirstaid.co.uk
Jika dirasa sumber listrik utama sudah padam dan korban sudah benar-benar terlepas dari arus listrik maka barulah kita lakukan penyelamatan pada korban, namun sebelum melakukannya lengkapi diri sendiri terlebih dahulu dengan pengaman listrik darurat dengan cara berikut :

Gunakan alas tempat berpijak dengan bahan isolator (bukan penghantar listrik) yang kering seperti papan kayu, kardus, karet ban mobil atau jika memungkinkan gunakan sepatu. Hal ini untuk berjaga-jaga apabila masih ada aliran listrik yang belum dipadamkan.

Gunakan bahan isolator untuk melepaskan korban dari sumber listrik misalnya seperti kayu, pipa PVC, bambu, sapu plastik dan berbagai bahan isolator lainnya. Jika memungkinkan segera pindahkan korban ke tempat yang lebih aman.

4. Pertolongan Lanjutan
Source images : m.wikihow.com
Lakukan pemeriksaan denyut nadi dan pernafasan korban, serta lakukan perawatan sebisa mungkin untuk korban agar mendapatkan udara bebas. Periksa dan lakukan perawatan juga terhadap luka pada tubuh korban seperti luka bakar dan luka lainnya setelah kondisi pernafasan dan denyut nadi mulai membaik. Sambil menunggu tim medis atau dokter datang, pastikan selalu ada yang menemani korban.

Mengingat begitu besarnya bahaya yang diakibatkan oleh sengatan listrik, maka sangat dianjurkan untuk melengkapi instalasi listrik di rumah dengan alat pengaman sengatan listrik yang biasa disebut dengan anti kontak (ELCB).

Demikian untuk artikel kali ini mengenai cara pertolongan pertama terhadap korban sengatan listrik, semoga dapat menambah wawasan kita semua.