Rabu, 04 Maret 2020

Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari

PENGAMALAN NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Pancasila mempunyai kedudukan sebagai ideologi dan dasar negara sekaligus sebagai pandangan hidup seluruh Rakyat Indonesia. Pancasila sebagai dasar negara Indonesia yang mempunyai nilai-nilai yang luhur yang patut untuk diamalkan oleh seluruh bangsa Indonesia. Sebagai dasar dan ideologi negara, Pancasila mempunyai nilai-nilai antara lain:
  • Nilai ideologi, yaitu pandangan dan sikap hidup.
  • Nilai politik, yaitu nilai kenegaraan.
  • Nilai ekonomi, yaitu perekonomian disusun sebagai perjuangan bersama berdasarkan asas-asas kekeluargaan.
  • Nilai sosial.
  • Nilai kebudayaan.

Agar gampang dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila, maka Pancasila diterjemahkandalam butir - butir Pancasila yaitu :
 
 sekaligus sebagai pandangan hidup seluruh Rakyat Indonesia Pengamalan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari
Bunyi dan Lambang Pancasila

BUTIR-BUTIR PANCASILA DAN PENJELASANNYA:

KETUHANAN YANG MAHA ESA :

  • Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing berdasarkan dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan berafiliasi antara pemeluk agama dengan penganut iman yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan iman terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  • Agama dan iman terhadap Tuhan Yang Maha Esa yaitu dilema yang
  • Menyangkut korelasi pribadi insan dengan Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  • Tidak memaksakan suatu agama dan iman terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB :


  • Mengakui dan memperlakukan insan sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
  • Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
  • Mengembangkan sikap saling mengasihi sesama manusia.
  • Mengembangkan sikap saling empati dan tepa selira.
  • Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
  • Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
  • Gemar melaksanakan aktivitas kemanusiaan.
  • Berani membela kebenaran dan keadilan.
  • Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai kepingan dari seluruh umat manusia.
  • Mengembangkan sikap hormat menghormati dan berafiliasi dengan bangsa lain.

PERSATUAN INDONESIA :

  • Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
  • Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
  • Mengembangkan rasa pujian berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
  • Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian awet dan keadilan sosial.
  • Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
  • Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/ PERWAKILAN :

  • Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap insan Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
  • Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
  • Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  • Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
  • Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
  • Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab mendapatkan dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
  • Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
  • Musyawarah dilakukan dengan nalar sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  • Keputusan yang diambil harus sanggup dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
  • Memberikan iman kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA :

  • Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
  • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
  • Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  • Menghormati hak orang lain.
  • Suka memberi derma kepada orang lain semoga sanggup bangkit sendiri.
  • Tidak memakai hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasaN terhadap orang lain.
  • Tidak memakai hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gayA hidup mewah.
  • Tidak memakai hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikaN kepentingan umum.
  • Suka bekerja keras.
  • Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
  • Suka melaksanakan aktivitas dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

PENGAMALAN PANCASILA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI



Nilai-nilai yang terkadung dalam Pancasila sanggup mengakibatkan kehidupan kita semakin lebih baik. Makara kita harus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pengamalan nilai-nilai Pancasila sanggup dilakukan di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.

Pengamalan Pancasila dalam Lingkungan Masyarakat

Pancasila dalam lingkungan masyarakat menjadi pondasi dalam menjalankan hak dan kewajiban. Berikut yaitu contoh-contoh pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari :

Pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa:

  • Menghormati orang lain yang berbeda agama dengan kita
  • Jangan mengganggu dikala seseorang melaksanakan ibadah
  • Tidak mengejek / mencela agama orang lain

Pengamalan Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab:

  • Menghormati hak-hak dan kewajiban yang dimiliki masing-masing orang , sehingga tidak terjadi pelanggaran HAM
  • Mengakui persamaan derajat, hak, dan kewajiban asasi setiap mmanusia .
  • Tidak membeda-bedakan suku, ras, bangsa, dan agama .
  • Mengembangkan sikap peduli dan saling tolong menolong bagi setiap orang .

Pengamalan Sila Persatuan Indonesia:

  • Rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa
  • Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa
  • Bangga menjadi rakyat Indonesia .

Pengamalan Sila Kerakyatan yang dipimipin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan:

  • Dalam mencapai mufakat semua orang berhak untuk mengutarakan pendapatnya masing-masing
  • Musyawarah untuk mencapai mufakat harus diliputi oleh semangat kekeluargaan .

Pengamalan Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  • Mengembangkan sikap adil terhadap sesama
  • Menghormati hak orang lain
  • Suka memberi derma kepada orang lain
  • Menjaga keseimbangan terhadaap hak dan kewajiban 

Pengamalan Pancasila dalam lingkungan sekolah

Pengamalan Sila Ketuhanan Yang Maha Esa:

  • Menghormati sahabat yang berbeda agama
  • Memberi sikap toleransi
  • Selalu rukun walaupun berbeda agama
  • Menjalankan perintah agama masing-masing

Pengamalan Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab:

  • Melakukan kewajiban sebagai seorang siswa
  • Menolong sahabat yang kesusahan
  • Menerima hak sebagai seorang siswa
  • Gemar melaksanakan aktivitas kemanusiaan

Pengamalan Sila Persatuan Indonesia:

  • Belajar dengan ulet semoga sanggup membanggakan nama baik sekolah .
  • Mengembangkan sikap menghargai sesama
  • Membantu menciptakan aneka macam macam produk yang laris di pasaran
  • Mengutamakan kepentingan bersama
  • Selalu menjaga kerukunan dengan teman

Pengamalan Sila Kerakyatan yang dipimipin oleh Hikmat budi dalam permusyawaratan/perwakilan:

  • Segala suatu hal yang diperdebatkan eksklusif diselesaikan dengan cara musyawarah
  • Keputusan yang diambil harus sanggup dipertanggungjawabkan secara moral .
  • Mengutamakan kepentingan bersama
  • Tidak boleh memaksakan kehendak

Pengamalan Sila Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

  • Bergotong royong dalam menuntaskan suatu pekerjaan
  • Bekerja keras dalam menuntaskan suatu hal
  • Saling tolong menolong
  • Bersikap adil dalam setiap pekerjaan

Pengamalan Pancasila dalam lingkungan keluarga

  • Orang bau tanah harus mendidik anak-anaknya semoga selalu patuh terhadap agama dan hukum
  • Saling mengingatkan semoga taat beribadah
  • Saling menghormati antar sesama anggota keluarga
  • Saling menyayangi dan melindungi satu sama lain
  • Orang bau tanah harus memperlihatkan teladan sikap yang sesuai dengan norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, norma aturan dan adat.
  • Sebagai orang bau tanah bersikap adil terhadap anak-anaknya, dilarang pilih kasih
  • Anak harus berbakti kepada orang tua
  • Mengerjakan kiprah rumah bersama-sama

Demikian klarifikasi wacana pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Semoga bermanfaat.Silakan kunjuni artikel lainnya.


 
close