Kamis, 07 Mei 2020

Cara Mengatasi Mesin Pompa Air Yang Putarannya Lambat

Masalah kerusakan pada mesin pompa air sering kali terjadi dan biasanya akan dapat langsung dikenali dengan melihat beberapa gejala yang mengindikasikan kerusakan tersebut misalnya saja seperti kinerja mesin pompa air telah menurun atau putarannya lambat tidak seperti biasanya, masalah kerusakan pada mesin pompa air yang putarannya melambat ini sudah biasa terjadi dan dialami oleh sebagian pengguna pompa air, dan umumnya hal ini biasa dialami oleh pompa air yang telah melewati masa pemakaian yang lama atau dalam artian lain usia pompa air telah cukup tua sehingga wajar apabila terdapat kerusakan semacam ini.

Mungkin sudah cukup banyak diantara anda yang mengalami masalah pompa air yang putarannya lambat ini, untuk itu bagi anda yang mengalami masalah kerusakan ini maka alangkah baiknya anda harus segera melakukan langkah awal perbaikan yang hal ini ditujukan untuk mencegah terjadinya kerusakan yang lebih parah pada beberapa komponen lain mesin pompa air.

Jika dianalisa secara keseluruhan, sebenarnya terdapat berbagai penyebab utama yang membuat putaran mesin pompa air menjadi melambat, masalah kerusakan ini bisa terjadi akibat kondisi fisik yang kurang baik dari beberapa komponen pompa air anda misalnya seperti bagian bearing atau rotor yang telah berkarat atau bahkan aus, bagian dinamo atau motor listrik kumparannya short (konslet) dan beberapa penyebab lainnya.

Jika memang mengalami masalah kerusakan fisik pada komponen mesin pompa air seperti halnya diatas, semisal bearing atau laher rusak maka perlu dilakukan langkah awal perbaikan segera atau penggantian spare part yang baru. Sebenarnya masih terdapat beberapa penyebab lainnya yang membuat putaran mesin pompa air menjadi melambat, namun untuk lebih jelasnya anda bisa langsung menyimak ulasannya dibawah ini beserta cara perbaikan atau cara mengatasinya.

Cara Mengatasi Mesin Pompa Air Yang Putarannya Lambat

Kerusakan Bearing Dan Rotor
Source images : www.indiamart.com
Pada mesin pompa air komponen bearing berfungsi sebagai bantalan untuk rotor (as) supaya putarannya menjadi maksimal atau ringan, bisa dikatakan bahwa putaran rotor sendiri sangatlah dipengaruhi oleh kinerja dari bearing. Apabila komponen bearing mengalami penurunan kinerjanya semisal berkarat atau agak macet maka hal ini juga akan berimbas pada putaran rotor yang menjadi agak berat bahkan tak jarang pula terjadi kasus kemacetan akibat bearing yang rusak atau macet total. Selain bearing, kondisi fisik dari rotor juga berpengaruh apabila terdapat keausan maka bisa juga membuat putaran mesin menjadi lambat karena putaran rotor yang tidak sentral tersebut.

Untuk itu, jika anda mengalami masalah pada mesin pompa air yang putarannya melambat maka cobalah anda periksa kondisi komponen bearing serta rotor pompa air karena bisa saja dimungkinkan terdapat sedikit kemacetan sehingga membuat kinerja putaran mesin pompa air menjadi melambat.

Untuk penggantian spare part bearing dan rotor, bisa anda lakukan sendiri atau bisa juga langsung anda percayakan kepada ahlinya yakni tukang jasa reparasi pompa air.

Kerusakan Pada Kapasitor (Kondensator)
Source images : m.tokopedia.com
Selain bearing ataupun rotor, komponen kapasitor atau yang biasa juga disebut kondensator juga dapat mempengaruhi kualitas putaran pada mesin pompa air. Untuk dinamo atau motor listrik pompa air rumahan atau konvensional yang umumnya menggunakan listrik satu fasa, biasanya akan disertai dengan komponen tambahan yakni kapasitor yang difungsikan sebagai starter atau awalan untuk menggerakkan mesin pompa air saat proses memulai putaran motor.

Nah, jika komponen kapasitor ini mengalami kebocoran atau melemah (kapasitor masih hidup tapi lemah) maka ini akan sangat berdampak pada putaran mesin pompa air yang menjadi loyo (lemah) atau melambat. Sedangkan apabila kondisi kapasitor telah rusak atau mati total maka bisa dipastikan bahwa komponen kapasitor telah kehilangan fungsinya dan tidak sanggup lagi menjadi starter atau awalan, kerusakan komponen kapasitor yang mati ini biasanya ditandai dengan kondisi mesin pompa air yang  hanya mengeluarkan suara mendengung namun tidak berputar.

Kerusakan pada komponen kapasitor juga biasa ditandai dengan kondisi fisik tampilan luar yang telah bocor, pecah, meleleh atau bahkan mengembung pada komponen kapasitor tersebut. Jika sudah demikian maka cara mengatasinya adalah dengan cara mengganti komponen kapasitor yang telah melemah atau bahkan mati total tersebut dengan yang baru.

Kumparan Dinamo Atau Motor Listrik Short (Korslet)
Ilustrasi gambar kumparan short (konslet)
Source images : easa.com
Yang juga merupakan penyebab utama mesin pompa air putarannya melambat ialah adanya beberapa kerusakan pada kumparan dinamo atau motor listrik, jika diukur dengan alat bantu maka biasanya akan ditemukan adanya hubung singkat namun dalam skala yang ringan dan tidak sampai membuat konsleting listrik atau trip pada MCB. Dalam kondisi ini umumnya mesin pompa air tidak akan bekerja secara maksimal bahkan bisa dikatakan pompa air telah rusak parah, hal ini mengingat letak kerusakan adalah pada bagian yang vital yakni pada mesin penggerak utama atau dinamonya, jika hal ini sampai terjadi maka mau tidak mau anda harus melakukan penggantian dinamo atau motor listrik apabila masih ingin memakai mesin pompa air tersebut.

Istilah lainnya untuk mengganti ulang dinamo atau kumparan tersebut biasa disebut rewinding yang umumnya adalah sebuah jasa perbaikan dinamo mesin pompa air, jadi bagi anda yang ingin memperbaiki dinamo atau motor listrik pompa air yang telah rusak maka anda bisa mempercayakannya kepada jasa rewinding tersebut apabila tak mampu melakukan perbaikan sendiri, meski ongkos reparasi untuk perbaikan dinamo sendiri terbilang cukup mahal namun hal ini tentu lebih baik ketimbang harus membeli pompa air yang baru.

Penyebab Lainnya

Selain dari beberapa penyebab utama diatas, masih ada juga beberapa penyebab lainnya yang membuat putaran pada mesin pompa air menjadi melambat, salah satunya adalah karena adanya masalah pada jalur kelistrikan dan yang umum  terjadi yakni tegangan listrik mengalami penurunan. Mungkin kebanyakan dari anda tidak menyadari bahwa penurunan tegangan listrik atau yang biasa disebut voltage ini juga ikut andil dalam mempengaruhi kinerja hasil putaran pada mesin pompa air.

Perlu diketahui bahwa dinamo atau motor listrik juga memerlukan tegangan yang sesuai apabila diinginkan kinerja yang optimal, Nah yang sering terjadi adalah voltage atau tegangan listrik ini terkadang mengalami penurunan dibawah angka normal sehingga suplai daya listrik untuk dinamo atau motor listrik yang bekerja juga akan mengalami penurunan dan akhirnya membuat putaran mesin pompa air anda menjadi lambat atau bahkan tidak mampu berputar sama sekali. Jadi hasil putaran pada mesin pompa air juga bisa berubah-ubah tergantung dari seberapa besar nilai tegangan listriknya.

Umumnya standar tegangan listrik yang diperlukan sebuah pompa air konvensional adalah sebesar 220 volt sehingga tegangan listrik yang dipakai pada rumah anda juga harus mencapai atau setidaknya mendekati nilai standart tersebut. Pada dasarnya setiap rumah tangga yang berlangganan listrik dari PLN selalu menggunakan tegangan 220-230 volt, namun tegangan ini juga bisa mengalami drop sehingga tidak sampai diangka tersebut. Jadi, bisa diumpamakan semisal tegangan listrik sampai turun 170 volt lalu anda pakai untuk menyalakan mesin pompa air maka tentunya kinerja dari pompa air anda juga akan menurun karena daya yang dihasilkan juga ikut menurun, maka jangan heran apabila anda mendapati pompa air anda putarannya melambat.

Untuk masalah tegangan listrik yang drop atau turun, biasanya disebabkan oleh instalasi listrik di rumah anda atau bisa juga karena jalur jaringan listrik milik PLN di lokasi anda tersebut. Jika sudah demikian maka anda bisa mencoba melakukan pemeriksaan terhadap instalasi listrik di rumah, masalah yang cukup sering terjadi adalah karena kesalahan spesifikasi kabel yang digunakan atau massa penghantar tidak mampu menghantarkan listrik dengan maksimal. Sedangkan jika masalah ini disebabkan oleh jaringan listrik milik PLN maka tidak ada cara yang lain selain menghubungi pihak PLN tersebut karena semua yang menyangkut jaringan listrik di tiang jalan dan gardu induk adalah tanggung jawab PLN sendiri dan kita memang tidak diizinkan melakukan pemeriksaan atau bahkan perbaikan.

Baiklah mungkin cukup sekian dulu untuk artikel saya kali ini semoga apa yang saya sampaikan pada ulasan diatas bisa bermanfaat bagi anda semua.


 
close