Senin, 11 Mei 2020

Tips Memilih Lampu Penerangan Yang Sesuai Dengan Kebutuhan

Momod ads.id

Source images : pixabay.com
Kebutuhan manusia terhadap penerangan memang sangat penting, terutama saat malam hari tiba, maka disaat itulah momen-momen krusial dimana kita sangat membutuhkan sebuah penerangan agar segala aktivitas yang dilakukan bisa berjalan dengan lancar.

Jika bicara soal penerangan di zaman yang sekarang ini, maka kita akan tertuju pada lampu. Peralatan penerangan yang satu ini biasa kita gunakan di berbagai tempat seperti di rumah, kantor ataupun tempat umum lainnya.

Sistem penerangan menggunakan lampu di rumah merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan, jika anda saat ini sedang berencana ingin membeli sebuah lampu untuk kebutuhan penerangan di rumah, baik bagi yang mau mengganti lampu penerangan yang sudah rusak atau bagi anda yang sedang melakukan pemasangan instalasi penerangan untuk yang pertama kalinya.

Maka ada beberapa hal yang penting dan perlu anda perhatikan sebelum memilih lampu untuk penerangan anda di rumah, antara lain sebagai berikut :

1. Sesuaikan Jenis Lampu Dengan Tempat Pemasangannya

Sebelum membeli sebuah lampu, kita harus tahu terlebih dahulu dimana lampu tersebut akan kita pasang serta jenis lampu apa yang sesuai untuk tempat tersebut.

Apakah lampu tersebut akan dipasang di luar rumah, di dalam kamar atau di tempat lainnya?

Pada umumnya jenis lampu terbagi menjadi dua jenis berdasarkan tempat pemasangannya, yakni lampu indoor dan lampu outdoor.

Lampu Indoor

Lampu indoor
Source images : pxhere.com
Lampu indoor adalah lampu yang memang khusus dibuat untuk dipasang di bagian dalam rumah atau ruangan. Lampu indoor tidak cocok jika dipasang pada luar rumah.

Jadi, apabila anda ingin memasang lampu penerangan di dalam rumah, maka pilihlah lampu jenis indoor, dan jangan pasang lampu indoor ini diluar rumah karena jenis lampu ini tidak tahan terhadap air.

Lampu Outdoor

Lampu outdoor
Source images : pixabay.com
Jika lampu indoor khusus untuk instalasi penerangan di dalam rumah, maka untuk lampu outdoor adalah sebaliknya, yaitu untuk dipasang di luar rumah.

Lampu outdoor memang dirancang khusus untuk dapat dipasang di luar rumah, lampu ini sudah dilengkapi penutup yang tahan terhadap air, jadi cocok jika dipasang di luar rumah seperti di teras atau bahkan di taman.

Sebenarnya lampu outdoor juga dapat digunakan di dalam rumah, namun karena harganya lebih mahal dibandingkan dengan lampu jenis indoor, maka lebih baik tidak memasang lampu outdoor untuk dipasang di dalam rumah.

2. Sesuaikan Watt Lampu Dengan Tempat Pemasangannya

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa semakin besar watt yang dipakai pada lampu, maka akan semakin terang pula cahaya yang dihasilkan oleh lampu tersebut.

Di pasaran terdapat banyak sekali lampu dengan nilai watt yang bervariasi, tentunya produsen membuat lampu dengan nilai watt yang bervariasi tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan para konsumennya. Sederhananya adalah agar kita dapat menyesuaikan kebutuhan daya atau watt lampu yang tepat untuk dipasang di rumah.

Lalu bagaimanakah cara menentukan watt lampu yang sesuai ?

Tentunya untuk menentukan berapa watt lampu yang akan dibeli, maka terlebih dahulu tentukan dimana lampu tersebut akan dipasang, karena setiap ruangan memiliki kebutuhan cahaya yang berbeda-beda tergantung luas ruangan masing-masing.

Misalnya, jika nantinya lampu akan dipasang di ruangan yang sempit maka belilah lampu dengan nilai watt yang kecil yang sekiranya nyaman atau sesuai dengan kebutuhan penerangan yang anda butuhkan di ruangan tersebut.

3. Pilih Jenis Lampu Yang Sesuai Dengan Kebutuhan

Terdapat berbagai jenis lampu yang beredar di pasaran, dan setiap jenis memiliki perbedaannya masing-masing.

Jadi, anda harus memilih lampu yang sesuai dengan kebutuhan atau keinginan anda. Berikut ini adalah beberapa jenis lampu yang dapat anda gunakan sesuai kebutuhan, antara lain :

Lampu Pijar

Source images : pixabay.com
Lampu pijar merupakan teknologi lampu pertama, cahaya lampu ini berwarna kuning serta energi cahayanya dapat menghangatkan. Untuk penggunaannya biasanya dipasang pada tempat tidur atau bahkan untuk dipasang pada inkubator ayam (tempat penetasan telur).

Lampu ini dijual dengan harga yang murah, namun kekurangannya adalah boros terhadap energi listrik serta mudah sekali rusak, umur pemakaiannya relatif lebih pendek jika dibandingkan dengan jenis lampu lain, yaitu hanya sekitar 1000 jam pakai. 

Wajar saja jika terdapat banyak kekurangan pada jenis lampu ini, karena mengingat teknologi yang digunakan oleh  lampu pijar sudah tertinggal zaman.

Lampu Pendar

Source images : commons.wikimedia.org
Lampu pendar atau biasa disebut lampu neon atau lampu fluorescent, merupakan lampu yang lebih hemat energi jika dibandingkan dengan lampu pijar. Kualitas cahayanya juga lebih baik serta lebih terang bahkan cahaya lampu pendar 40 watt dikatakan masih jauh lebih terang dibanding dengan lampu pijar 100 watt.

Umur pemakaiannya pun relatif lebih lama dibanding dengan lampu pijar yaitu sekitar 8.500 - 10.000 jam pakai. Terdapat berbagai bentuk yang ditawarkan oleh produsen lampu pendar, misalnya dalam bentuk panjang (sering disebut lampu TL) atau berbentuk huruf "U" dan ada juga yang berbentuk semacam spiral (biasa disebut lampu tornado).

Lampu ini sangat banyak digunakan oleh kebanyakan orang, dalam penggunaannya lampu ini dapat dipasang dimana saja, dan untuk lampu TL yang berbentuk panjang lebih cocok untuk dipasang pada tempat atau ruangan yang luas.

Teknologi lampu pendar memang sudah bisa dibilang canggih dan maju, namun kekurangannya adalah keberadaan merkuri beracun yang berbahaya bagi kesehatan penggunanya serta kurang ramah terhadap lingkungan.

Lampu LED

Source images : commons.wikimedia.org
Lampu LED merupakan jenis lampu dengan teknologi yang terbaru untuk saat ini dan lebih canggih dari jenis lampu lainnya, teknologi yang digunakan adalah LED (light-emitting diode) yang dapat menghasilkan cahaya yang lebih terang, meski dengan daya listrik yang terpakai terbilang kecil, misalnya saja lampu flash pada smartphone yang begitu kecil namun cahaya yang dihasilkan sangat terang serta sanggup menyala hanya dengan menggunakan energi listrik baterai yang terbilang kecil.

Lampu LED merupakan lampu paling hemat energi yang perlu anda coba, meskipun dalam segi harganya relatif lebih mahal dari lampu jenis lainnya, namun jika diperhitungkan dalam penggunaan jangka panjang, dalam hal ini akan lebih hemat, karena mengingat usia pemakaiaannya yang tergolong lebih lama yaitu sekitar 35.000 jam pakai.

Jika diumpamakan rata-rata dalam sehari pemakaiannya selama 10 jam, maka lampu tersebut dapat bertahan selama 10 tahun.

Kesimpulannya adalah pilihlah jenis lampu yang anda butuhkan, jika ingin lampu untuk menghangatkan ruangan maka anda bisa pilih lampu pijar, jika ingin lampu untuk dipasang pada tempat yang luas, maka anda bisa memilih lampu pendar yang berbentuk panjang (lampu TL).

Atau jika anda ingin lampu yang hemat energi maka anda bisa memilih lampu LED.

Demikian untuk artikel kali ini mengenai Tips Memilih Lampu Penerangan Yang Sesuai Dengan Kebutuhan, semoga bermanfaat.



 
close